Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 191 192 193 194 197 198, Subtema 3 Pembelajaran 6

  • Whatsapp
Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 191 192 193 194 197 198, Subtema 3 Pembelajaran 6
Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 191 192 193 194 197 198, Subtema 3 Pembelajaran 6

HALO BELAJAR – Kunci jawaban berikut dapat adik-adik jadikan sebagai pedoman dalam belajar, khususnya bagi adik-adik Kelas 5 SD/MI. Kunci jawaban juga diharapkan dapat membantu orang tua dan guru dalam mengoreksi jawaban siswa.

Kunci jawaban berikut berlandaskan pada Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017. Pembahasan berdasarkan Tema 6 Panas dan Perpindahannya, Subtema 3 Pengaruh Kalor terhadap Kehidupan.

Materi yang dibahas yaitu Pembelajaran 6 yang mulai dari halaman 138 sampai 147. Pembahasan soal berada pada halaman 191, 192, 193, 194, 197, dan 198.

Adapun cakupan materi antara lain ‘mempresentasikan diagram, dan menyajikan hasil kesimpulan isi teks penjelasan’, ‘mempresentasikan masalah dan menjelaskan penyebabnya, dan melaporkan pengalaman penerapan melaksanakan hak, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai warga masyarakat’, ‘menuliskan sebuah cerita berdasarkan gambar cerita’.

Baca juga:Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 200 201 202 Literasi: Kegiatan 1, Putri Alor
Baca juga:Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 177 179 180 181 182 186 187, Subtema 3 Pembelajaran 5

Made : “Ayah, mengapa sering ada berita kecelakaan lalu lintas di televisi ya?”

Ayah : ”Kalau menurut berita, kecelakaan lalu lintas paling banyak disebabkan oleh para pengendara kendaraan yang tidak tertib lalu lintas, Made. Banyak pengendara yang melanggar lalu lintas di jalan raya, akibatnya terjadi kecelakaan yang memakan korban manusia dan kendaraan yang rusak.”

Made : ”Bagaimana dengan pengguna jalan yang lain, seperti pejalan kaki? Apakah mereka juga tidak tertib di jalan? Kabarnya, tetap saja ada pejalan kaki yang terkena kecelakaan lalu lintas.”

Ayah : ”Pengguna jalan termasuk pejalan kaki juga harus mematuhi peraturan lalu lintas, Made. Misalnya, pejalan kaki tidak boleh menyeberang jalan sembarangan. Atau pejalan kaki tidak boleh berjalan di bahu jalan, karena sudah disediakan trotoar yang memang khusus untuk mereka. Semuanya sudah diatur, tinggal bagaimana menaatinya.”

Pos terkait