Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 5 Halaman 205, Kegiatan Berbasis Literasi, Mengenal Teknologi Transportasi Laut

  • Whatsapp
Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 5 Halaman 205, Kegiatan Berbasis Literasi, Mengenal Teknologi Transportasi Laut
Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 5 Halaman 205, Kegiatan Berbasis Literasi, Mengenal Teknologi Transportasi Laut

“Wah, kapal apa yang digunakan nelayan di masa depan, yak, Kek?” tanya Delisa

“Tentu para nelayan akan menggunakan teknologi yang lebih canggih, Delisa. Jika kamu mau belajar, kamu bisa menciptakan kapal nelayan yang lebih canggih kelas,” kata kakek. Delsia tersenyum mendengar ucapan kakeknya.

“Tapi Delisa kan perempuan, kek?”

“Asal mau belajar rajin, tidak ada cita-cita yang tidak tercapai,” kata kakek.

“Iya Kek,” jawab Delisa

Delisa dan kakek memutuskan kembali ke penginapan. Sepanjang perjalanan Delisa dan kakek melihat banyak penjual makanan, minuman, pakaian, dan kerajinan khas di Pantai Jilbab. Banyak iklan minuman, makanan ringan, restoran, dan penginapan yang terpampang di sepanjang jalan menuju tempat parkir.

Di sepanjang jalan menuju tempat parkir itu pun kakek masih menjelaskan tentang kapal pesiar, kapal selam, dan kapal-kapal modern milik negara asing. Delisa dengan senang hati mendengarkan penjelasan kakeknya.

Di tempat parkir, Delisa melihat seseorang yang sedang mengukir. Delisa tertarik melihat lebih dekat.

“Kakek, ayo kita dekati ibu itu?” ajak Delisa
Kakek menuruti kemauan Delisa. Kakek mengikuti langkah kaki Delisa menuju tempat duduk seorang ibu.

“Apa yang ibu lakukan?” tanya Delisa

“Ini, Dik. Ibu sedang membantu suami memperhalus ukiran ini,” jawab ibu

“Barang apa yang ibu buat?” tanya Delisa

“Suami ibu memproduksi alas Al Qur’an dari kayu yang diukir. Alas ini diukir sendiri oleh suami ibu. Kemudian, ibu diminta memperhalus kayu ini,” jawab sang ibu sambil sesekali menggosok kayu dengan kain.

“Wah, bagus ya, kek. Ukiran suami ibu ini sangat etnik.

“Iya, Delisa. Ukiran khas Aceh memang unik. Seni ukir termasuk keterampilan seni rupa. Pastilah suami ibu ini seorang perupa.” jelas kakek.

Pos terkait